Dompu, NTB, jompanusantara.my.id,- Kebijakan pemerintahan pusat tentang adanya efisiensi anggaran, tidak lantas menyurutkan semangat pemerintah Daerah ( Pemda) kabupaten Dompu, propinsi NTB, berpangku tangan dan pasrah menerima kenyataan yang ada.
Dampak efisiensi anggaran yang berujung pada lemah nya kondisi keuangan Daerah, bukanlah sebuah penghalang bagi pemda terutama Dinas Koperasi dan UMKM kabupaten Dompu untuk tidak memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha mikro, Kecil dan menengah, (umkm) bagi masyarakat.
Sebalik nya, perlahan namun pasti Dinas Koperasi Dan UMKM, kabupaten Dompu, justru mampu menumbuhkan umkm baru. Tahun 2026 ini, tercatat pelaku usaha baru yang berhasil tumbuh mencapai angka 300 pelaku usaha dan menyebar disejumlah tempat.
Lonjakan pertumbuhan ini meski tidak sebesar Tahun 2025 lalu, dengan angka pertumbuhan umkm mencapai angka 4000 lebih pelaku usaha, akan tetapi, hal tetsebut merupakan keberhasilan nyata dari konsep Dompu Maju, yang berhasil di adopsi secara adaptif oleh dinas setempat sehingga mampu mendorong Kegigihan masyarakat dalam memajukan Dompu lewat sektor usaha mandiri dami kemajuan ekonomi.
Kepala Bidang pengembangan dan UKM Dinas Koperasi dan UMKM kabupaten Dompu, Nuraeni, S.Sos, yang di sambangi media ini, menyebutkan pelaku umkm yang berhasil tumbuh tahun 2026 ini, sebanyak 300 pelaku usaha, dari penambahan tersebut, secara otomatis pelaku usaha baru dalam 2 (Dua) tahun ini jumlah pelaku usaha baru, kurang lebih sebanyak 4700 pelaku usaha, ” kata dia”.
Nuraeni menambahkan jumlah tersebut merupakan suatu hal yang menggembirakan, sebab masyarakat kita, bisa mengembangkan diri mereka lewat umkm, hasil usaha nya dapat menambah inkam mereka, hal tersebut tentu harus bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi, sehingga jalan menuju Dompu Maju dapat kita jejaki ” tambah nya”.
Kedepan, kami selaku instansi terkait tentunya akan berupaya semaksimal mungkin untuk terus mendukung para pelaku usaha baik itu lewat bantuan alat maupun lewat pelatihan – pelatihan untuk peningkatan kapasitas mereka dalam berusaha, mudah – mudahan ada dukungan anggaran ” tutup nya”.

Foto : Sekretaris Koperasi dan UMKM Suradin Ibrahim
Sekretaris Dinas koperasi dan UMKM kabupaten Dompu, yang konfirmasi oleh media ini, Suradin Ibrahim mengungkapkan, meningkatnya jumlah pelaku usaha ini, merupakan hasil kegiatan pelatihan umkm untuk meningkat skill masyarakat, yang dilaksanakan oleh dinas beberapa waktu lalu, hasil pelatihan tersebut mendorong masyarakat lebih berani membuka usaha mereka dalam rangka meningkatkan taraf hidup mereka menjadi lebih baik ” ungkap dia”
Perkembangan 2 tahun terakhir ini, patut kita apresiasi dan dukung bersama, sebab apa ( ? ), Kemajuan Daerah dapat kita wujudkan manakala semua pihak bergerak bersama, saling mendukung satu sama lain, pemerintah dengan segala kemampuan yang ada, mendorong para pelaku usaha agar terus menjalankan usaha nya dengan baik, pelaku usaha baru didukung dengan pelatihan, bahkan jika anggaran memungkinkan diberi bantuan alat ” tambah nya”.
Suradin melanjutkan Efek nya, masyarakat tidak merasa sendiri, semangat mereka untuk berusaha akan tumbuh tanpa harus takut kehilangan dukungan pemerintah, dengan demikian harapan terwujud nya kesejahteraan ekonomi masyarakat bisa terwujud nanti nya ” tutup nya”. ( Adv/ Liputan Kerjasama)






